Senin, 17 Maret 2014

Definisi Perbedaan Persamaan dan Contoh dari Mitos Legenda dan Cerita Rakyat

Definisi perbedaan persamaan dan contoh dari mitos legenda dan cerita rakyat
MITOS
Mitos atau mite (myth) adalah cerita prosa rakyat yang tokohnya para dewa atau makhluk setengah dewa yang terjadi di dunia lain pada masa lampau dan dianggap benar-benar terjadi oleh yang empunya cerita atau penganutnya. Mitos pada umumnya menceritakan tentang terjadinya alam semesta, dunia, bentuk khas binatang, bentuk topografi, petualangan para dewa, kisah percintaan mereka dan sebagainya.Mitos itu sendiri, ada yang berasal dari indonesia dan ada juga yang berasal dari luar negeri.
Mitos di Indonesia biasanya menceritakan tentang terjadinya alam semesta, terjadinya susunan para dewa, terjadinya manusia pertama, dunia dewata, dan terjadinya makanan pokok. Mengenai mite terjadinya padi, dikenal adanya Dewi Sri yang dianggap sebagai dewi padi orang Jawa. Menurut versi Jawa Timur, Dewi Sri adalah putri raja Purwacarita. Ia mempunyai seorang saudara laki-laki yang bernama Sadana. Pada suatu hari selagi tidur, Sri dan Sadana disihir oleh ibu tirinya dan Sadana diubah menjadi seekor burung layang-layang sedangkan Sri diubah menjadi ular sawah.
CONTOH:
* Anak gadis dilarang keras makan di depan pintu, katanya bisa batal dilamar orang alias balik kucing. (ini mitosnya). Kalau dipikir-pikir memang tidak pantas makan di depan pintu, fungsi pintu hanya untuk jalan keluar masuk saja. Kalau memang makan ya di ruang makan atau di tempat yang layak untuk makan. Hubungan dengan yang nglamar balik lagi apa ya ? otomatis balik, semua cowok pasti pengen calon istri yang punya sopan santun, lah kalau makannya di depan pintu dan berdiri pasti ilfeel (ntar disangka kuda, kan makannya kuda berdiri). Karena itu ga jadi nglamar.
* Mitos lain, calon pengantin perempuan dilarang keras keramas ketika dekat hari H kenapa ? katanya supaya tidak turun hujan deras ketika resepsi berlangsung yang bisa mengacaukan acara. Masuk akal tidak ya ? keramas dan hujan ? logikanya kenapa calo pengantin perempuan dilarang membasahi rambutnya (keramas) karena kata penata rias pengantin, kalau rambut yang akan disanggul itu di keramasi maka tekstur rambut jadi halus dan lembek ini menyulitkan si penata rambut memasang sanggul. Jadi ketika hari H si calon pengantin tidak boleh keramas supaya lebih mudah disasak dan dipasang sanggul. (kalau aku mah kerudungan aja pas nikah, biar bisa keramas sesukaku hehehe) urusan hujan cuekin aja, cari bulan nikahnya dimusim kemarau biar ga keujanan.
* Kalau nyapu harus sampai tuntas jangan dikumpulin dipojokan, nanti biar rejekinya tidak mampet (ini mitosnya). Kalau dimarahin sama Ibu, Nenek, atau buyut kamu soal ini jangan marah dulu, pikirin aja yang masuk akal, yang disapu pasti kotoran dan debu kan ? kalau terlalu lama dikumpulin di pojokan setiap kamu nyapu jadinya rumah atau kamar kamu bakal kotor, kalau keadaan kotor pasti bikin malas. Jadinya tidak bisa melakukan sesuatu hal yang bisa menguntungkan, misalnya gara-gara kamar kotor malas belajar bisa jadi kan, akhirnya rejeki baik untuk dapat nilai bagus terhambat kan ? anggap saja begitu.

LEGENDA
Legenda (Latin legere) adalah cerita prosa rakyat yang dianggap oleh yang enpunya cerita sebagai sesuatu yang benar-benar terjadi. Oleh karena itu, legenda sering kali dianggap sebagai "sejarah" kolektif (folk history). Walaupun demikian, karena tidak tertulis, maka kisah tersebut telah mengalami distorsi sehingga sering kali jauh berbeda dengan kisah aslinya. Oleh karena itu, jika legenda hendak dipergunakan sebagai bahan untuk merekonstruksi sejarah, maka legenda harus dibersihkan terlebih dahulu bagian-bagiannya dari yang mengandung sifat-sifat folklor
Contoh cerita legenda:
* Sangkuriang
* La Madukelleng
* William Tell
CERITA RAKYAT (DONGENG)
Dongeng merupakan suatu kisah yang diangkat dari pemikiran fiktif dan kisah nyata, menjadi suatu alur perjalanan hidup dengan pesan moral yang mengandung makna hidup dan cara berinteraksi dengan makhluk lainnya. Dongeng juga merupakan dunia hayalan dan imajinasi dari pemikiran seseorang yang kemudian diceritakan secara turun-temurun dari generasi ke generasi. Terkadang kisah dongeng bisa membawa pendengarnya terhanyut ke dalam dunia fantasi, tergantung cara penyampaian dongeng tersebut dan pesan moral yang disampaikan. Kisah dongeng yang sering diangkat menjadi saduran dari kebanyakan sastrawan dan penerbit, lalu dimodifikasi menjadi dongeng modern. Salah satu dongeng yang sampai saat ini masih diminati anak-anak ialah kisah 1001 malam. Sekarang kisah asli dari dongeng tersebut hanya diambil sebagian-sebagian, kemudian dimodifikasi dan ditambah, bahkan ada yang diganti sehingga melenceng jauh dari kisah dongeng aslinya, kisah aslinya seakan telah ditelan zaman.
Contoh cerita rakyat:
- si pitung
- cidelaras
- keong mas

Keterkaitan Antara Matematika dan Ilmu Alamiah Dasar (IAD) dengan Psikologi

Sebutkan langkah operasi metode alamiah
metode ilmiah
pengetahuan diperoleh dengan berbagai cara :
Prasangka : yaitu suatu anggapan benar padahal baru merupakan kemungkinan benar atau kadang- kadang, malah tidak mungkin benar.
Intuisi : yaitu suatu pendapat seseorang yang diangkat dari perbendaharaan pengetahuannya terdahulu melalui proses yang tidak disadari.
Trial and error : yaitu metode coba- coba atau untung untungan.
Pengetahuan dapat dikatakan ilmiah bila pengetahuan itu memenuhi 4 syarat :
Objektif : artinya pengetahuan itu sesuai dengan objeknya yaitu bahwa kesesuaian atau dibuktikan dengan hasil pengindraan atau empiri
Metodik : artinya pengetahuan itu diperoleh dengan menggunakan cara cara tertentu yang teratur dan terkontrol .
Sistematik : pengetahuan ilmiah itu tersusun dalam suatu sistem, tidak berdiri sendiri; satu dengan yang lainnya saling berkaitan, saling menjelaskan sehingga seluruhnya merupakan satu kesatuan yang utuh.

Langkah langkah operasional metode ilmiah
Perumusan masalah : yang dimaksud dengan masalah disini adalah merupakan pertanyaan apa,mengapa,ataupun bagaimana tentang objek yang diteliti;
Penyusunan hipotesis:yang dimaksud dengan hipotesis adalah suatu pernyataan yang menunjukkan kemungkinan-kemungkinan jawaban untuk memecahkan masalah yang di tetapkan. Dengan kata lain hipotesis merupakan dugaan yang tentu saja di dukung oleh pengetahuan yang ada. Hipotesis juga dapat di pandang sebagai jawaban sementara dari permasalahan yang harus di uji kebenarannya dalam suatu observasi atau ekperimentasi.
Pengujian hipotesis: yaitu berbagai usaha pengumpulan fakta-fakta yang relevan dengan hipotesis yang telah di ajukan untuk dapat memperlihatkan apakah terdapat fakta-fakta yang mendukung hipotesis tersebut atau tidak. fakta-fakta ini dapat di peroleh melalui pengamatan langsung dengan mata atau teleskop atau dapat juga melalui uji coba atau ekperimentasi. kemudian fakta-fakta itu dikumpulkan melalui pengindraan.
Penarikan kesimpulan : Penarikan kesimpilan ini didasarkan atas penilaian melalui analisis dari fakta-fakta. Untuk melihat untuk apakah hipotesis yang di ajukan itu di terima atau tidak. Hipotesis itu dapat diterima apa bila fakta-fakta yang terkumpul itu mendukung pernyataan hipotesis. Bila fakta-fakta tidak mendukung maka hipotesis itu di tolak. Hipotesis yang diterima merupakan suatu pengetahuan yang kebenarannya telah diuji secara ilmiah dan merupkan bagian dari ilmu pengetahuan

Cerita Rakyat Maling Kundang

Pada suatu waktu, di desa terpencil ada sebuah keluarga nelayan di pesisir pantai wilayah Sumatera Barat. Karena kondisi keuangan keluarga memprihatinkan, sang Ayah memutuskan untuk mencari nafkah di negeri seberang dengan mengarungi lautan yang luas. Ayah Malin tidak pernah kembali ke kampung halamannya sehingga ibunya harus menggantikan posisi ayah Malin untuk mencari nafkah.
Malin termasuk anak yang cerdas tetapi sedikit nakal. Ia sering mengejar ayam dan memukulnya dengan sapu. Suatu hari ketika Malin sedang mengejar ayam, ia tersandung batu dan lengan kanannya luka terkena batu. Luka tersebut menjadi berbekas dilengannya dan tidak bisa hilang.
Karena merasa kasihan dengan ibunya yang banting tulang mencari nafkah untuk membesarkan dirinya. Malin memutuskan untuk pergi merantau agar dapat menjadi kaya raya setelah kembali ke kampung halaman kelak.

Awalnya Ibu Malin Kundang kurang setuju, mengingat suaminya juga tidak pernah kembali setelah pergi merantau tetapi Malin tetap bersikeras sehingga akhirnya dia rela melepas Malin pergi merantau dengan menumpang kapal seorang saudagar. Selama berada di kapal, Malin Kundang banyak belajar tentang ilmu pelayaran pada anak buah kapal yang sudah berpengalaman.
Di tengah perjalanan, tiba-tiba kapal yang dinaiki Malin Kundang di serang oleh bajak laut. Semua barang dagangan para pedagang yang berada di kapal dirampas oleh bajak laut. Bahkan sebagian besar awak kapal dan orang yang berada di kapal tersebut dibunuh oleh para bajak laut. Malin Kundang beruntung, dia sempat bersembunyi di sebuah ruang kecil yang tertutup oleh kayu sehingga tidak dibunuh oleh para bajak laut.

Malin Kundang terkatung-katung di tengah laut, hingga akhirnya kapal yang ditumpanginya terdampar di sebuah pantai. Dengan tenaga yang tersisa, Malin Kundang berjalan menuju ke desa yang terdekat dari pantai. Desa tempat Malin terdampar adalah desa yang sangat subur. Dengan keuletan dan kegigihannya dalam bekerja, Malin lama kelamaan berhasil menjadi seorang yang kaya raya. Ia memiliki banyak kapal dagang dengan anak buah yang jumlahnya lebih dari 100 orang. Setelah menjadi kaya raya, Malin Kundang mempersunting seorang gadis untuk menjadi istrinya.
Berita Malin Kundang yang telah menjadi kaya raya dan telah menikah sampai juga kepada ibu Malin Kundang. Ibu Malin Kundang merasa bersyukur dan sangat gembira anaknya telah berhasil. Sejak saat itu, ibu Malin setiap hari pergi ke dermaga, menantikan anaknya yang mungkin pulang ke kampung halamannya.

Setelah beberapa lama menikah, Malin dan istrinya melakukan pelayaran disertai anak buah kapal serta pengawalnya yang banyak. Ibu Malin yang melihat kedatangan kapal itu ke dermaga melihat ada dua orang yang sedang berdiri di atas geladak kapal. Ia yakin kalau yang sedang berdiri itu adalah anaknya, Malin Kundang beserta istrinya.

Ibu Malin pun menuju ke arah kapal. Setelah cukup dekat, ibunya melihat bekas luka dilengan kanan orang tersebut, semakin yakinlah ibunya bahwa yang ia dekati adalah Malin Kundang. "Malin Kundang, anakku, mengapa kau pergi begitu lama tanpa mengirimkan kabar?", katanya sambil memeluk Malin Kundang. Tetapi melihat wanita tua yang berpakaian lusuh dan kotor memeluknya, Malin Kundang menjadi marah meskipun ia mengetahui bahwa wanita tua itu adalah ibunya, karena dia malu bila hal ini diketahui oleh istrinya dan juga anak buahnya.

Mendapat perlakukan seperti itu dari anaknya, ibu Malin Kundang sangat marah. Ia tidak menduga anaknya menjadi anak durhaka. Tidak berapa lama kemudian Malin Kundang kembali pergi berlayar dan di tengah perjalanan datang badai dahsyat menghancurkan kapal Malin Kundang. Ditengah kekacauan itu, diwaktu yang sama dan tempat yang lain ibu Malin Kundang sedang berdoa. Karena kemarahannya yang memuncak, ia pun berteriak "Tuhan! Jika benar ia Malin anakku, KUKUTUK DIA JADI BATU!"

Tepat setelah itu tubuh Malin Kundang perlahan menjadi kaku dan lama-kelamaan akhirnya berbentuk menjadi sebuah batu karang. Sampai saat ini Batu Malin Kundang masih dapat dilihat di sebuah pantai bernama pantai Air Manis, di selatan kota Padang, Sumatera Barat.

2.Jelaskan cerita diatas termasuk golongan mitos,legenda,atau cerita rakyat?
Termasuk Cerita rakyat karena cerita yang berasal dari masyarakat dan berkembang dalam masyarakat pada masa lampau yang menjadi ciri khas setiap bangsa yang memiliki kultur budaya yang beraneka ragam mencakup kekayaan budaya dan sejarah yang dimiliki masing-masing bangsa. Pada umumnya, cerita rakyat mengisahkan tentang suatu kejadian di suatu tempat atau asal muasal suatu tempat. Tokoh-tokoh yang dimunculkan dalam cerita rakyat umumnya diwujudkan dalam bentuk binatang, manusia maupun dewa.

Langkah Operasional Metode Ilmiah

Sebutkan langkah operasional metode alamiah
metode ilmiah
pengetahuan diperoleh dengan berbagai cara :
Prasangka : yaitu suatu anggapan benar padahal baru merupakan kemungkinan benar atau kadang- kadang, malah tidak mungkin benar.
Intuisi : yaitu suatu pendapat seseorang yang diangkat dari perbendaharaan pengetahuannya terdahulu melalui proses yang tidak disadari.
Trial and error : yaitu metode coba- coba atau untung untungan.
Pengetahuan dapat dikatakan ilmiah bila pengetahuan itu memenuhi 4 syarat :
Objektif : artinya pengetahuan itu sesuai dengan objeknya yaitu bahwa kesesuaian atau dibuktikan dengan hasil pengindraan atau empiri
Metodik : artinya pengetahuan itu diperoleh dengan menggunakan cara cara tertentu yang teratur dan terkontrol .
Sistematik : pengetahuan ilmiah itu tersusun dalam suatu sistem, tidak berdiri sendiri; satu dengan yang lainnya saling berkaitan, saling menjelaskan sehingga seluruhnya merupakan satu kesatuan yang utuh.

Langkah langkah operasional metode ilmiah
Perumusan masalah : yang dimaksud dengan masalah disini adalah merupakan pertanyaan apa,mengapa,ataupun bagaimana tentang objek yang diteliti;
Penyusunan hipotesis:yang dimaksud dengan hipotesis adalah suatu pernyataan yang menunjukkan kemungkinan-kemungkinan jawaban untuk memecahkan masalah yang di tetapkan. Dengan kata lain hipotesis merupakan dugaan yang tentu saja di dukung oleh pengetahuan yang ada. Hipotesis juga dapat di pandang sebagai jawaban sementara dari permasalahan yang harus di uji kebenarannya dalam suatu observasi atau ekperimentasi.
Pengujian hipotesis: yaitu berbagai usaha pengumpulan fakta-fakta yang relevan dengan hipotesis yang telah di ajukan untuk dapat memperlihatkan apakah terdapat fakta-fakta yang mendukung hipotesis tersebut atau tidak. fakta-fakta ini dapat di peroleh melalui pengamatan langsung dengan mata atau teleskop atau dapat juga melalui uji coba atau ekperimentasi. kemudian fakta-fakta itu dikumpulkan melalui pengindraan.
Penarikan kesimpulan : Penarikan kesimpilan ini didasarkan atas penilaian melalui analisis dari fakta-fakta. Untuk melihat untuk apakah hipotesis yang di ajukan itu di terima atau tidak. Hipotesis itu dapat diterima apa bila fakta-fakta yang terkumpul itu mendukung pernyataan hipotesis. Bila fakta-fakta tidak mendukung maka hipotesis itu di tolak. Hipotesis yang diterima merupakan suatu pengetahuan yang kebenarannya telah diuji secara ilmiah dan merupkan bagian dari ilmu pengetahuan

Membedakan Cara Memperoleh Pengetahuan Tidak Ilmiah dan Ilmiah

MEMBEDAKAN CARA MEMPEROLEH PENGETAHUAN TIDAK ILMIAH DAN ILMIAH
  Pengetahuan tidak ilmiah adalah ilmu yang diperoleh dan dikembangkan secara sistematik terhadap kemampuan diri manusia ataupun terhadap ide di dalam pikiran manusia secara deduktif dan analitik. Misalnya, pencak silat, bela diri, kebatinan, matematika, dan sebagainya.
  Sedangkan, pengetahuan ilmiah adalah ilmu yang diperoleh dan dikembangkan dengan mengolah atau memikirkan realita yang berasal dari luar diri manusia secara ilmiah, yakni dengan menerapkan metode ilmiah. Mialnya, kumpulan pengetahuan mengenai suatu hal tertentu (objek/lapangan) yang merupakan kesatuan yang sistematis dan memberikan penjelasan yang sistematis dan memberikan penjelasan yang sistematis yang dapat dipertanggung jawabkan dengan menunjukan sebab-sebab hal/kejadian itu. Oleh karena itu cara memperoleh pengetahuan dan cara memperoleh pengetahuan ilmiah atau sains sudah jelas berbeda.

KEUNGGULAN & KETERBATASAN SERTA PERANAN METODE ILMIAH DALAM PERKEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN
  Keunggulan metode ilmiah, antara lain :
·       Mencintai kebenaran yang objektif dan bersikap adil;
·       Kebenaran ilmu yang absolute sehingga dapat dicari terus menerus;
·       Mengurangi kepercayaan pada tahayul, astrologi maupun peruntungan, dan lain lain
Sedangkan keterbatasan metode ilmiah adalah ketidak sanggupannya menjangkau untuk menguji adanya Tuhan, membuat kesimpulanyang berkenaan dengan baik buruk atau system nilai dan juga tidak dapat menjangkau tentang seni dan keindahan.

Perkembangan Sel

1.1 Latar Belakang
Sebelum ditemukannya mikroskop oleh Zacharias Jansen dari negeri Belanda pada tahun 1590, penemuan maupun pengamatan sel hidup masih sangat sukar. Istilah sel digunakan oleh Robert hooke (Inggris) untuk rongga yang dilihatnya pada sayatan gabus. Hooke menerbitkan deskripsi sel gabus pada tahun 1665, berdasarkan pengamatannya dengan mikroskop yang telah disempurnakan. Sepuluh tahun kemudian, yaitu pada tahun 1675, Marcello malpighi menerbitkan Anatomi Tumbuhan, yang merupakan kali pertama dalam mempelajari struktur sel secara sistematis (Subowo, 1981).
Sel merupakan bagian terkecil dari makhluk hidup atau dengan kata lain, sel adalah organisme terkecil dari material yang mengandung kehidupan. Setiap makhluk hidup memiliki sel atau tersusun atas sel, baik tumbuhan, hewan protozoa, maupun mikroorganisme (Scheileden dan Shcwan, 1839)
Pada tahun 1632, Antonie Van Leewenhoek menemukan sel hidup dengan melakukan percobaan terhadap air rendaman jerami, ia menemukan organisme yang bergerak-gerak didalam air tersebut yang kemudian ia menyebutnya bakteri.
Pada tahun 1831, Roobert Brown menemukan nukleus atau inti sel dalam epidermis suatu tumbuhan. Sejak akhir abad 19 dan selama abad ke-20 , penelitian sel berkembang amat pesat sehingga lahirlah ilmu tentang sel atau sitologi.
Ada dua teori yang berkaitan dengan hubungan antara organisme secara keseluruhan dengan sel tunggal. Menurut teori sel yang dikembangkan pada pertengahan abad ke-19, organisme terdiri atas kumpulan sejumlah besar sel yang masing-masing berperan dalam menentukan sifat organisme yang bersangkutan. Teori lain adalah teori organisme yang tidak menonjolkan tiap-tiap sel, melainkan menekankan kesatuan protoplasma seluruh organisme. Menurut teori ini, organisme sebagai kesatuan yang sama menentukan sifat-sifat sel pembentuknya. tak ada kehidupan dalam satuan yang lebih kecil dari pada sel. Sel hanya terjadi dari pembelahan sel yang ada sebelumnya ( Pelczar, 1986)
Salah satu sifat sel itu terdiri adalah semi permeabilitas membran sel. Permeabilitas membran sel adalah kemampuan suatu zat untuk menembus suatu sel. Sel memiliki kepermeabilitas untuk saat tertentu atau molekul sederhana dan lemak, serta yang larut dalam air. Faktor yang menentukan sifat semipermeabilitas membran sel adalah besar molekul, kelarutan dalam air, lemak, dan perbedaan muatan listrik. Molekul sederhana dan kecil dapat menembus molekul besar, itulah gunanya pencernaan untuk mengurangi atau merembak molekul besar menjadi molekul kecil. Sehingga semi permeabilitas membran sel mampu menembus selaput sel (Wildan Yatim, 1987).

1.2 Tujuan dan Kegunaan
Tujuan dalam pengamatan sel adalah untuk mengenal bentuk dan struktur sel secara umum, dan mampu membandingkan berbagai jenis sel dari berbagai jenis organisme, baik itu sel tumbuhan, sel hewan, protozoa, sel selaput rongga mulut, dan sel mokroorganisme. serta mampu memahami sifat semipermeabilitas membran sel.
Kegunaan dari praktikum ini adalah agar dapat mengetahui struktur sel secara umum serta memahami sifat semipermeabilitas dari membran sel.


II. METODE PRAKTEK

2.1 Tempat dan Waktu
Praktikum Biologi Umum tentang Pengamatan Sel bertempat di Laboratorium Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Palu. Praktikum ini dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 21 Nopember 2008 yang
dimulai pada pukul 14.00 sampai selesai.

2.2 Bahan dan Alat
Bahan yang digunakan dalam praktikum ini yaitu Ephitelium rongga mulut, bawang merah (Allium cepa ), empulur batang ubi kayu ( Manihot esculenta ), Hydrila verticilata, air rendaman jerami, telur mentah, sirup Cocopandan, Metilen biru, dan air
Alat yang digunakan dalam praktikum ini adalah mikroskop, gelas objek,
kaca penutup, toples, pinset, pipet tetes, tusuk gigi, silet/cutter dan pita ukur.

2.3 Cara Kerja
Mengiris empulur batang ubi kayu dengan potongan melintang setipis mungkin, kemudian meletakkan potongan kecil tersebut pada gelas objek dengan menjaga tidak terjadinya kerutan atau lipatan. Selanjutnya menambahkan setetes air dan kemudian menutupnya dengan kaca penutup. Setelah itu mengamatinya dengan mikroskop menggunakan perbesaran 10x dan menggambarnya.
Mengambil lapisan epidermis pada pengamatan sel umbi lapis bawang merah (allium cepa), menggunakan pinset dan meletakkannya diatas gelas objek lalu menambahkannya dengan setetes air selanjutnya menutupnya dengan kaca penutup. Mula-mula mengamatinya dengan mikroskop menggunakan perbesaran 10x dan menggambar bagian-bagian selnya, kemudian teteskan dengan metilen biru dan amati kembali dengan perbesaran 40x sehingga terlihat jelas bagian-bagian dari selnya dan kemudian menggambarnya.
Meletakkan selembar daun muda atau daun pada pucuk Hydrila verticilata diatas kaca objek dalam posisi bentangan membujur lalu meneteskannya dengan air. Setelah itu menutupnya dengan kaca penutup dan mengamatinya dengan perbesaran 10x lalu menggambarnya.
Pada pengamatan struktur sel selaput rongga mulut, dimulai dengan mengeruk epitel bagian dalam dinding pipi dan meletakkannya di gelas objek dengan setetes air. kemudian menutupnya dengan kaca penutup lalu mengamatinya dengan perbesaran 10x selanjutnya menggambarkan sel tersebut.
Memulai pengamatan pada sel protozoa, diawali dengan meneteskan air rendaman jerami keatas kaca objek kemudian menutupnya kembali dengan kaca penutup dan selanjtnya mengamati serta menggambarnya.
Langkah kerja pada pada pengamatan sifat permeabilitas membran sel yaitu dengan mengukur diameternya terlebih dahulu dan kemudian memasukkannya ke dalam toples, lalu menuang cuka kedalam toples hingga seluruh telur terendam selanjutnya menutup toples dan biarkan telur hingga 72 jam. Setelah itu mengukur kembali diameter telur dan memasukkannya pada larutan sirup cocopandan hingga terendam seluruhnya, biarkan telur hingga 72 jam. Selanjutnya mengukur kembali diameter telur dan membandingkan bentuk serta hasil pengukurannya.


III. HASIL DAN PEMBAHASAN
3.1 Hasil
Berdasarkan hasil pengamatan praktikum yang telah dilakukan , maka didapatkan hasil sebagai berikut :
Nukleus (inti sel)
Dinding sel
Ruang antar sel

Gambar 5. Penampang melintang Empulur Ubi Kayu (Manihot Esculenta)
dengan perbesaran 10x
Nukleus (inti sel)
Dinding sel
Ruang antar sel
Gambar 6. Struktur sel Epidermis bawang merah (Alium Cepa) dengan perbesaran 10x
Nukleus (inti sel)
Dinding sel
Ruang antar sel
Gambar 7. Struktur sel Epidermis bawang merah (Alium Cepa) dengan perbesaran 40x
Nukleus (inti sel)
Dinding sel
Ruang antar sel

Gambar 8. Sel daun Hydrila Verticilata dibawah mikroskop dengan perbesaran
10x
Nukleus (inti sel)
Sel
Vakuola
Sitoplasma
Gambar 9. Sel selaput rongga mulut (Ephitelium Mukosa) dengan perbesaran 10x
Vakuola
Kepala sentromer
Badan Golgi
Membran Plasma
Gambar 10. Pengamatan sel protozoa pada rendaman air jerami dengan perbesaran10x
setelah melakukan pengamatan sel, maka diperoleh hasil permeabilitas sel pada telur sebagai berikut :
Bentuk / Diameter Sebelum Direndam (cm) Setelah Direndam air cuka
Selama 72 jam (cm)
Lonjong / oval 13 cm 14 cm
Tabel 1. Perubahan diameter telur yang direndam dengan larutan cuka.
Bentuk / Diameter Sebelum Direndam (cm) Setelah Direndam sirup
Selama 72 jam (cm)
Lonjong / oval 14 cm 13,5 cm
Tabel 2. Perubahan diameter telur yang direndam dengan larutan sirup cocopandan

3.2 Pembahasan
Sel merupakan satuan dasar kehidupan organisme hidup. Tidak ada suatu kehidupan yang terpisah dari kehidupan sel-sel. Sedangkan sel itu sendiri memiliki bentuk dan bagian yang berbeda-beda. Untuk ukuran sel, seperti halnya bentuk sel memiliki ukuran yang berbeda ( Hidayat, 1994 ).
Sel tumbuhan menurut Berson (1957), bahwa pada sel tumbuhan terdapat beberapa organel-organel, antara lain memiliki dinding sel,butir plastida, inti sel dan bentuk tetap karena dinding sel relatif besar, jumlah mitokondrianya relatif lebih sedikit, Vakuolanya sedikit tetapi memiliki ukuran besar dan tidak mempunyai lisosom.
Pada sel hewan tidak terdapat dinding sel dan plastida, bentuknya dapat berubah-ubah,memiliki sentriol yang tidak dimiliki oleh sel tumbuhan. Sedangkan vakuolanya kecil atau tidak tampak dan biasanya terdapat pada hewan uniseluler (Kimbal, 1993)
Menurut Schlegel (1984), bahwa setiap sel hewan terdiri dari beberapa organel penyusun seperti mitokondria yang relatif banyak, tidak memiliki dinding sel, plastida, membran plasma, R.E, ribosom dan Lisosom
Beberapa perbedaan yang dimiliki oleh sel tumbuhan dan sel hawan antara lain bahwa sel tumbuhan terdiri dari nukleus atau biasa disebut dengan inti sel, ruang antar sel berupa pembatas antara sel yang satu dengan yang lainnya, dinding sel yaitu bagian terluar dari sel tumbuhan yang mengatur bentuk sel. Untuk sel hewan, terdiri dari inti sel, vakuola yang mengatur organel-organel osmose dan organel-organel pengeluaran (ekskresi), sitoplasma atau plasma sel yaitu cairan yang berada didalam sel, badan golgi merupakan tempat keluarnya cairan yang berada dalam plasma sel.
Pada sel protozoa tidak memiliki struktur sel sempurna karena protozoa merupakan makhluk hidup yang bersel satu, sehingga bukan merupakan organ tetapi organel. Protozoa merupakan hewan paling rendah derajatnya dan semua aktifitasnya dilakukan oleh protoplasma dalam sel (Karman, 1988).
Mengenai sifat semipermeabilitas membran sel, diameter sebelum perendaman berukuran 13 cm, dengan bentuk oval. Setelah dilakukan perendaman dengan air cuka selama 72 jam, diameter telur berubah menjadi lebih besar, yaitu 14 cm dengan bentuk oval. Terjadinya gelembung udara yang banyak, yaitu gas karbon dioksida disebabkan karena kulit telur terbuat dari batu kapur.
Pengamatan berikutnya saat parendaman telur dengan sirup selama 72 jam menghasilkan ukuran telur yang menyusut menjadi 13,5 cm dengan bentuk oval dan kulit telur yang mengkerut. Pada pengamatan terakhir, diameter telur hampir menyamai ukuran semula. Perubahan-perubahan yang terjadi merupakan pengaruh dari sifat membran plasma, yaitu semipermeabilitas. Dari sifat inilah sehingga terjadi apa yang disebut dengan proses difusi dan osmosis ( Yatim, 1987).


IV. KESIMPULAN DAN SARAN
4.1 Kesimpulan
Berdasarkan hasil pengamatan, dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut :
1) Sel merupakan unit terkecil dari makhluk hidup yang tidak dapat dipisahkan
2) Bagian sel pada tumbuhan terdiri dari inti sel, ruang antar sel, dinding sel.
Pada sel hewan terdiri dari inti sel, sitoplasma, vakuola, setrosom, dan badan golgi
3) Membran plasma memiliki sifat semipermeabilitas yang dapat mempengaruhi
proses kimiawi, yang terdapat didalam sel.

Definisi perbedaan persamaan dan contoh dari mitos legenda dan cerita rakyat

MITOS
Mitos atau mite (myth) adalah cerita prosa rakyat yang tokohnya para dewa atau makhluk setengah dewa yang terjadi di dunia lain pada masa lampau dan dianggap benar-benar terjadi oleh yang empunya cerita atau penganutnya. Mitos pada umumnya menceritakan tentang terjadinya alam semesta, dunia, bentuk khas binatang, bentuk topografi, petualangan para dewa, kisah percintaan mereka dan sebagainya.Mitos itu sendiri, ada yang berasal dari indonesia dan ada juga yang berasal dari luar negeri.
Mitos di Indonesia biasanya menceritakan tentang terjadinya alam semesta, terjadinya susunan para dewa, terjadinya manusia pertama, dunia dewata, dan terjadinya makanan pokok. Mengenai mite terjadinya padi, dikenal adanya Dewi Sri yang dianggap sebagai dewi padi orang Jawa. Menurut versi Jawa Timur, Dewi Sri adalah putri raja Purwacarita. Ia mempunyai seorang saudara laki-laki yang bernama Sadana. Pada suatu hari selagi tidur, Sri dan Sadana disihir oleh ibu tirinya dan Sadana diubah menjadi seekor burung layang-layang sedangkan Sri diubah menjadi ular sawah.
CONTOH:
* Anak gadis dilarang keras makan di depan pintu, katanya bisa batal dilamar orang alias balik kucing. (ini mitosnya). Kalau dipikir-pikir memang tidak pantas makan di depan pintu, fungsi pintu hanya untuk jalan keluar masuk saja. Kalau memang makan ya di ruang makan atau di tempat yang layak untuk makan. Hubungan dengan yang nglamar balik lagi apa ya ? otomatis balik, semua cowok pasti pengen calon istri yang punya sopan santun, lah kalau makannya di depan pintu dan berdiri pasti ilfeel (ntar disangka kuda, kan makannya kuda berdiri). Karena itu ga jadi nglamar.
* Mitos lain, calon pengantin perempuan dilarang keras keramas ketika dekat hari H kenapa ? katanya supaya tidak turun hujan deras ketika resepsi berlangsung yang bisa mengacaukan acara. Masuk akal tidak ya ? keramas dan hujan ? logikanya kenapa calo pengantin perempuan dilarang membasahi rambutnya (keramas) karena kata penata rias pengantin, kalau rambut yang akan disanggul itu di keramasi maka tekstur rambut jadi halus dan lembek ini menyulitkan si penata rambut memasang sanggul. Jadi ketika hari H si calon pengantin tidak boleh keramas supaya lebih mudah disasak dan dipasang sanggul. (kalau aku mah kerudungan aja pas nikah, biar bisa keramas sesukaku hehehe) urusan hujan cuekin aja, cari bulan nikahnya dimusim kemarau biar ga keujanan.
* Kalau nyapu harus sampai tuntas jangan dikumpulin dipojokan, nanti biar rejekinya tidak mampet (ini mitosnya). Kalau dimarahin sama Ibu, Nenek, atau buyut kamu soal ini jangan marah dulu, pikirin aja yang masuk akal, yang disapu pasti kotoran dan debu kan ? kalau terlalu lama dikumpulin di pojokan setiap kamu nyapu jadinya rumah atau kamar kamu bakal kotor, kalau keadaan kotor pasti bikin malas. Jadinya tidak bisa melakukan sesuatu hal yang bisa menguntungkan, misalnya gara-gara kamar kotor malas belajar bisa jadi kan, akhirnya rejeki baik untuk dapat nilai bagus terhambat kan ? anggap saja begitu.

LEGENDA
Legenda (Latin legere) adalah cerita prosa rakyat yang dianggap oleh yang enpunya cerita sebagai sesuatu yang benar-benar terjadi. Oleh karena itu, legenda sering kali dianggap sebagai "sejarah" kolektif (folk history). Walaupun demikian, karena tidak tertulis, maka kisah tersebut telah mengalami distorsi sehingga sering kali jauh berbeda dengan kisah aslinya. Oleh karena itu, jika legenda hendak dipergunakan sebagai bahan untuk merekonstruksi sejarah, maka legenda harus dibersihkan terlebih dahulu bagian-bagiannya dari yang mengandung sifat-sifat folklor
Contoh cerita legenda:
* Sangkuriang
* La Madukelleng
* William Tell

CERITA RAKYAT (DONGENG)
Dongeng merupakan suatu kisah yang diangkat dari pemikiran fiktif dan kisah nyata, menjadi suatu alur perjalanan hidup dengan pesan moral yang mengandung makna hidup dan cara berinteraksi dengan makhluk lainnya. Dongeng juga merupakan dunia hayalan dan imajinasi dari pemikiran seseorang yang kemudian diceritakan secara turun-temurun dari generasi ke generasi. Terkadang kisah dongeng bisa membawa pendengarnya terhanyut ke dalam dunia fantasi, tergantung cara penyampaian dongeng tersebut dan pesan moral yang disampaikan. Kisah dongeng yang sering diangkat menjadi saduran dari kebanyakan sastrawan dan penerbit, lalu dimodifikasi menjadi dongeng modern. Salah satu dongeng yang sampai saat ini masih diminati anak-anak ialah kisah 1001 malam. Sekarang kisah asli dari dongeng tersebut hanya diambil sebagian-sebagian, kemudian dimodifikasi dan ditambah, bahkan ada yang diganti sehingga melenceng jauh dari kisah dongeng aslinya, kisah aslinya seakan telah ditelan zaman.
Contoh cerita rakyat:
- si pitung
- cidelaras
- keong mas